Program jahat alias malware semakin merajalela di platform Android. Jumlah perangkat Android yang terinfeksi malware pada 2012 lalu, misalnya, 300 persen lebih banyak dibanding 2011.
Begitu terpasang, malware beroperasi secara sembunyi-sembunyi, mencuri data pengguna, atau memakai kuota internet tanpa izin.
Program jahat ini menggunakan berbagai cara untuk menghindar dari deteksi pengguna perangkat Android, termasuk dengan mendompleng program lain.
Kendati demikian, kehadirannya masih dapat diketahui dengan mengamati gejala-gejala tertentu. Apa saja? Berikut ini lima di antaranya, seperti dikutip dari Read Write Web:
Begitu terpasang, malware beroperasi secara sembunyi-sembunyi, mencuri data pengguna, atau memakai kuota internet tanpa izin.
Program jahat ini menggunakan berbagai cara untuk menghindar dari deteksi pengguna perangkat Android, termasuk dengan mendompleng program lain.
Kendati demikian, kehadirannya masih dapat diketahui dengan mengamati gejala-gejala tertentu. Apa saja? Berikut ini lima di antaranya, seperti dikutip dari Read Write Web:

