Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

Dodol Garut


Anda Mungkin sudah mengenal dengan Coklat dari Swiss dengan merk ternama. Namun pernahkah Anda mendengar olahan coklat dengan nama Chocodot. Apa ini merek Coklat dari luar negeri ? Oh bukan ini asli buatan dari dalam negeri, tepatnya buah tangan dari Garut, Jawa Barat.

Jumat, 19 April 2013

Nasi Lengko


Nasi Lengko atau Sega Lengko adalah masakan khas Cirebon lainnya yang tidak boleh Anda lewatkan. Makanan ini dapat ditemui di beberapa lokasi di Kawasan Cirebon, di antaranya di Jalan Pagongan.
Anda mungkin juga akan tergoda untuk membuatnya sendiri.  Caranya, tata nasi pada piring. Kemudian bubuhi timun dan tauge di atasnya. Panaskan minyak, tumis saus kacang, aduk sampai mengental. Siramkan saus kacang di atas nasi, kemudian beri kecap manis dan taburi bawang goring. Terakhir, sajikan bersama tempe goreng dan kerupuk putih dan Nasi Lengko siap Anda nikmati.
Lokasi:  Seluruh Kota Cirebon
Telepon: -
Email: -
Internet: -
Arah:  -
Fasilitas: -
Jam Buka: -
Tutup: -
Tiket: -
Informasi Lebih Lanjut: -
 
Sumber :  disparbud.jabarprov.go.id

Empal Gentong


Penuhi selera kuliner Anda dengan aneka makanan khas Cirebon, salah satunya Empal Gentong. Makanan ini mirip dengan gulai dan dimasak menggunakan kayu bakar dari pohon mangga di dalam gentong. Daging yang digunakan adalah usus, babat dan daging sapi. Empal gentong berasal dari Desa Battembat, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon.
Selain menggunakan kayu bakar dan gentong, makanan ini disajikan menggunakan kucai dan sambal berupa cabai kering giling. Empal gentong dapat disajikan dengan nasi atau juga lontong. Sekali Anda mencoba, Anda pasti akan tergoda untuk mencicipinya lagi. 
Lokasi:  Seluruh Kota Cirebon
Telepon: -
Email: -
Internet: -
Arah:  -
Fasilitas: -
Jam Buka: -
Tutup: -
Tiket: -
Informasi Lebih Lanjut: -
 
Sumber :  disparbud.jabarprov.go.id

Makanan Khas Cianjur


Temukan berbagai pilihan penganan khas Cianjur yang menggoda selera. Berpusat di sepanjang jalan raya Bandung – Cianjur, Anda akan tergoda untuk mencicipi salah satu jajanan khas Cianjur seperti manisan dan asinan. Umumnya, manisan dan asinan ditempatkan ke dalam toples kaca dengan ukuran yang beraneka ragam, besar, sedang dan kecil. Adapun jenis manisan yang banyak dijual sebanyak dua macam, yaitu manisan basah dan manisan kering dalam beraneka warna dan bahan dasar, seperti pala, kedondong, nanas, leci, dan lain-lain. Rasanya pun beragam, seperti manis, asin dan pedas. Para penjual umumnya adalah keluarga yang sudah diwariskan secara turun temurun.

Selain manisan dan asinan, jajanan kecil lainnya yang khas Cianjur adalah tauco, moci, keripik paru, dan sebagainya.
Tauco, terbuat dari kacang kedele, dapat dijadikan makanan variatif, seperti geco, sambal, tauco, atau pecel tauco. Datang dan nikmati beragam jajanan khas Cianjur ini sekarang juga untuk memenuhi selera petualangan kuilner Anda.
Alamat: Tepi jalan raya Bandung-Bogor (Kota Cianjur)
Koordinat : -6.809768,107.149572
Telepon: 
Email:
Internet:
Arah: 
Fasilitas: 
Jam Buka:
Tutup:
Tiket:
Informasi Lebih Lanjut:
 
Sumber :  disparbud.jabarprov.go.id
 

Tahu Gejrot


Siapa yang akan melewatkan Tahu Gejrot dalam kunjungannya di Kota Cirebon? Tahu Gejrot merupakan salah satu makanan khas masyarakat Cirebon dan sangat disukai oleh berbagai kalangan masyarakat. Anda akan menggigit tahu kulit, yang menjadi komponen Tahu Gejrot, yang sudah digoreng kemudian dipotong agak kecil lalu dimakan dengan kuah dengan bumbu cabe, bawang merah, gula. Biasanya disajikan di layah kecil. Rasanya yang manis dan sedikit asam akan membuat Anda ketagihan memakan Tahu Gejrot.
Lokasi:  Seluruh Kota Cirebon
Telepon: -
Email: -
Internet: -
Arah:  -
Fasilitas: -
Jam Buka: -
Tutup: -
Tiket: -
Informasi Lebih Lanjut: -
 
Sumber :  disparbud.jabarprov.go.id

Nasi Jamblang


Sebuah cerita menarik dapat Anda ikuti sambil menikmati nasi khas Kota Cirebon. Sega Jamblang adalah makanan khas Cirebon yang pada awalnya diperuntukan bagi para pekerja paksa pada jaman Belanda yang sedang membangun jalan raya Daendels dari Anyer ke Panarukan dengan melewati wilayah Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Kasugengan. Ciri khas makanan ini adalah penggunaan daun Jati sebagai bungkus nasi, mengingat apabila dibungkus dengan daun pisang kurang tahan lama sedangkan jika dengan daun jati bisa tahan lama dan tetap terasa pulen. Hal ini karena daun jati memiliki pori-pori yang membantu nasi tetap terjaga kualitasnya meskipun disimpan dalam waktu yang lama. Uniknya, akan lebih nikmat dimakan secara tradisional dengan 'sendok jari' dan alas nasi beserta lauk pauknya tetap menggunakan daun jati.